Perbedaan Antara Kain Woven dan knitting adalah :
Struktur Kain Woven terdiri dari : Benang Vertikal (Warp Yarn) dan Benang Horisontal (weft Yarn)
Pada Prinsip Kain terbentuk oleh benang – benang yang membentang ke arah memanjang menjadi benang yang vertikal (Warp Yarn/ Benang pakan) dan dengan sistem mekanisme Pemisahan benang dengan “Heald shaft” benang – benang vertikal ini dipisahkan secara berselang sehingga timbul celah diantaranya, dan hal ini memungkinkan untuk menyisipkan benang Horisontal (Weft Yarn/Benang Lusi).Secara Prinsip Pemisahan benang Vertikal ada 2 Macam, yaitu : Schematic system & Jacquard System.
CARA PENYISIPAN BENANG HORISONTAL : Ada 4 cara
1. Dengan Cara dilemparkan (manual)
2. Dengan Cara Ditembakan dengan Peluru / Proyektil
3. Dengan Memakai Jarum Pengait / Rapier
4. Dengan Cara Dipancarkan / Jet (Udara / Air)
Teknik RAJUT / KNITTING
Pada prinsipnya Rajutan terdiri dari susunan Jeratan – Jeratan yang sambung menyanbung, Teknik Rajut Sendiri terbagia menjadi :
1. Rajut manual tangan ( di sulam)
2. Rajut Datar (Mesin)
3. Rajut Bundar (Mesin)
Kain Rajut tersusun oleh jeratan – jeratan (Stisch) mengandung panjang benang tertentu yang menjadi unsur dasar pengertian kain Rajut. Satu Jeratan terdiri dari alengkung – lengkung seperti gambar di samping, Bagian c-d disebut lengkung kepala, bagian b-c dan d-e disebut kaki jeratan, bagian a-b dan e-f yang berhubungan dengan lengkung sebelah kiri / kanan disebut lengkung setengan/ lengkung singker setengah.




No comments:
Post a Comment