Wednesday, September 10, 2014

Alat alat bagi seorang pembuat pola

Untuk memudahkan pekerjaan para pembuat pola maka dibutuhkan alat alat yg memadai. Untuk bisa berkomunikasi dengan benar dengan seluruh bagian terutama dengan bagian-bagian lain yang nantinya mengerjakan produksi atau divisi sampel maka harus ada pemahaman yang sama diantara mereka. Oleh sebab itu perlu adanya pemahaman istilah-istilah yang sama pada alat-alat yang digunakan, istilah-istilah yang sering digunakan diantara mereka sehingga nantinya akan menjadi terminology standar.


Para pembuat pola yang professional biasanya diperlengkapi dengan alat-alat dalam tas kerja mereka dan semua alat tersebut memang diperlukan saat mereka membuat pola yang nantinya akan digunakan oleh bagian lain. ALat-alat yang digunakan oleh mereka biasanya adalah : Gunting, Pinsil, penyerut pinsil, Macam-macam penggaris pola, Jarum untuk memanipulasi pola sat diperlukan dalam proses drapping pola, notcher, radder, awal (jara-jarum penanda), Meteran.

GUNTING
Gunting bisa dibedakan dengan melihat fungsinya, yaitu untuk menggunting kertas, kain atau untuk benang (trimming)
Untuk memotong Kertas sebaiknya digunakan gunting yg khusus untuk menggunting kertas dan jangan di gunakan untuk menggunting kain atauun menggunting yang lain, jadi tingkat ketajaman gunting akan terjaga.
Gunting untuk kertas ini biasanya tidak terlalu mahal tetapi memang fungsinya hanya untuk menggunting kertas, apabila digunakan untuk menggunting kain maka ketajaman akan cepat berkurang dan gunting akan lebih mudah menjadi rusak.


PENGGARIS POLA
Penggaris pola biasanya ada berbagai macam dan bentuknya tetapi yang paling penting bahwa penggaris tersebut dapat membantu para pembuat pola saat menggambar bentuk bentuk : Armhole, Pinggul, Kerung leher, kerah dan lain-lain.
Di beberapa Negara mereka mengembangkan penggaris khusus yang tentunya akan mempermudah pembuat pola karena sudah di set agar pola yang dibuat bisa lebih mudah dibuatnya.

PINSIL DAN ALAT TULIS BUAT MEMBUAT POLA
Pinsil yang digunakan dalam pembuatan pola diupayakan memiliki ujung yang tajam, oleh sebab itu diusahakan agar senantiasa dipertajam, supaya ketepatan ukuran menjadi baik.
Karena biasa perbedaan ukuran akan mempengaruhi pada pola dan hasil bajunya saat dibuat.
Sebaiknya juga dipilih pinsil yang memiliki ketebalan warna yang konsisten dengan ukuran 2B.
Penghapus sebaiknya juga penghapus yang baik dan tidak membuat kertas menjadi kotor setelah dihapus.
Penajam pinsil juga sebaiknya yg benar-benar tajam sehingga ujung pensil gambar bisa menjadi sangat runcing.

Meteran
Meteran kain sebaiknya yang tidak mudah mulur bila terkena kondisi yang panas, dan biasanya meteran ini memiliki panjang sekitar 150 cm atau 60 inchi. Ada juga yang hanya dalam centimeter saja atau hanya dalam inchi saja tergantung dari Negara yg menggunakan system metricnya.






Mannequin
Mannequin ada berbagai macam ukuran dan kualitas serta jenisnya. Sebaiknya mannequin yang digunakan adalah mannequin yang bisa di pin, supaya bisa digunakan juga bila kita akan memanipulasi pola dengan sistem drapping.
Tabel ukuran mannequin yang banyak beredar di Indonesia biasanya adalah sebagai berikut :















KARBON DAN RADDER

Karbon biasanya diperlukan apabila akan menggambar bagian-bagian yang harus digandakan atau untuk menandai dart, posisi lubang kancing dan lain lain.
Radder ada 2 macam : yang bergerigi dan yang polos bundar.
Kertas pola yang biasa digunakan untuk pembuatan pola ada beberapa macam, ada kertas polos dengan lebar 1700 mm dengan kualitas kertas seperti kertas Koran, atau ada juga yang menggunakan kertas minyak, kertas kalkir, kertas bendera atau kertas sampul buku yang berwarna coklat.

PEMBERAT
Pemberat biasanya terbuat dari besi dengan berat sekitar 50 – 150 gram dengan pegangan.
Fungsi dari pemberat ini adalah untuk menahan pola (kertas pola) dari hembusan angin saat kita membuat pola,
Pemberat ini juga biasanya akan dibutuhkan saat kita melakukan pengaturan penempatan pola pada bahan yg akan dipotong.





Expert Fashion Technology dari Indonesia  di Asean Skill Competition (ASC dan Worldskills Competition (WSC)

1 comment:

Anonymous said...

Dimana beli pemberat kertas pola?susah carinya